Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia (JAAI)
Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia (JAAI) adalah sebuah gerakan akar rumput yang bertujuan untuk mengumpulkan arsip arsitektur Indonesia dari kita, untuk kita, oleh kita, yang diinisasi oleh Mohammad Cahyo Novianto, dibantu oleh Realrich Sjarief. JAAI dibentuk dari prinsip kolegial, orang per orang maupun kelompok atau komunitas dengan semangat pembaharuan untuk terus belajar dari arsip arsitektur Indonesia. JAAI adalah kerja bersama, sebuah kerja gotong royong untuk pengetahuan masa depan arsitektur Indonesia yang dimulai dengan dokumentasi dan pemetaan terhadap arsitektur berbasis tradisi hingga arsitektur masa kini.
Indonesian Architecture Archives Network (IAAN)
Selain menyelenggarakan serial webinar dan penerbitan buku, JAAI juga melakukan program kegiatan literasi, workshop dan dokumentasi di lapangan melalui program Jelajah Arsitektur Indonesia (JAI). Program JAI ini diawali dengan JAI #1 : ‘Ekspedisi Arsitektur Rumah Baluk’ di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada tahun 2021 yang bekerjasama dengan personal-personal yang memiliki minat khusus pada literasi dan pendokumentasian arsitektur. Program ini berlanjut dengan program penulisan dan penyusunan buku yang prosesnya masih berlangsung hingga sekarang.
Ruang Arsip Publik – Menyemai Masa Depan Kekayaan Indonesia
Platform ini merupakan wadah untuk saling berbagi data dan arsip tentang arsitektur dengan tujuan untuk terus secara bersama-sama, kolaboratif dan gotong royong menggerakkan literasi, pengarsipan, pendokumentasian dan penelitian tentang kekayaan arsitektur Indonesia untuk pengetahuan masa depan arsitektur Indonesia sebagai bagian membangun karakter bangsa. Berbagai jenis arsip arsitektur, termasuk gambar, dokumen, dan riset bisa diunggah di sini, sehingga memastikan akses inklusif melalui internet. Program ini merupakan kolaborasi JAAI dengan OMAH Library yang didukung oleh Dana Indonesiaraya 2025.
Event Recap – PMI #41 dan #42
Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia (JAAI) bersama OMAH Library menghadirkan diskursus tentang tektonika kayu melalui serial webinar Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI). Ruang diskusi ini dapat terwujud…
Tentang Pengembangan Arsip Digital JAAI – Tektonika Kayu
Selamat datang di ruang arsip digital kami. Platform ini hadir sebagai wadah untuk saling berbagi data dan arsip arsitektur. Tujuannya adalah untuk terus bergerak bersama,…
Pengembangan Arsip Digital JAAI – Diagram Tektonika
Di laman ini, ditampilkan 50 entri diagram tektonika arsitektur kayu Indonesia dari berbagai daerah yang dapat diakses sebagai referensi penelitian atau inspirasi untuk mengembangkan arsitektur…
Pengembangan Arsip Digital JAAI – Infografis Arsip
Di laman ini, ditampilkan 500 entri arsip arsitektur Indonesia yang dapat diakses sebagai referensi penelitian atau inspirasi untuk mengembangkan arsitektur Indonesia. Arsip-arsip ini terbagi dalam…
Journey to Explore Indonesia
We produce tectonic diagrams, seminars, and the collective archives of Indonesian architecture. Hopefully, it can be helpful to open your horizons and help your research.
Indonesia memiliki kekayaan arsitektur vernakular lengkap dengan tektonikanya masing-masing. Di JAAI kami mengexplore dan mengarsipkan kekayaan tektonika ini menjadi sebuah “Diagram of Tectonic”. Guna merefleksikan kembali, Apakah tektonika pada arsitektur vernakular Indonesia masih mungkin digunakan?.
Didalam melakukan pengarsipan, JAAI mensupport expeditor yang tergugah untuk menggali kekayaan tektonika arsitektur vernakular Indonesia, yang dikenal dengan “Perjalanan Mengebal Indonesia (PMI)”. Expedisi yang mereka lakukan berguna untuk menjembatani hubungan masa lalu dan masa kini.
Media arsip terbentuk dari aset digital berupa rekaman informasi dalam berbagai jenis media yang bisa dimanfaatkan secara bersama-sama. JAAI berkolaborasi dengan photographer, sketcher, dan researcher untuk menghubungkan arsip-arsip dokumentasi visual kedalam angle reasearch based oriented.
Seminars
42 Tektonika Retikulasi dan Tektonika Kuno-Kini
Tektonika Retikulasi merupakan sebuah sintesis spasial antara komputasi, ketukangan, dan rekayasa material berbasis hayati. Dibentuk melalui desain parametrik, fabrikasi digital, dan pembuatan prototipe fisik, instalasi ini mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat menghadirkan kemungkinan ekspresi baru sembari tetap mempertahankan presisi, efisiensi, memanfaatkan kayu sebagai material berbasis hayati yang terbarukan nan modern, dalam hal ini, Glulam oleh TimberLab.…
41 Rumah Bosar Mandiangin dan Pusparagam Tektonika Arsitektuar Kayu Kalimantan
Rumah Bosar Mandiangin merupakan salah satu bentuk arsitektur Dayak Pesaguan yang tidak hanya hadir sebagai bangunan, tetapi sebagai pengetahuan yang hidup dan diwariskan lintas generasi. Selama lebih dari satu abad, bangunan ini mengalami perpindahan, pembongkaran, dan perakitan ulang, namun tetap mempertahankan sistem arsitektur serta praktik ketukangan yang menyertainya. Kalimantan menyimpan pusparagam pengetahuan arsitektur kayu yang…
13 Rampa Kapis Kotabaru, Kalimantan Selatan
Mayoritas penduduk Rampa Kapis berprofesi sebagai nelayan. Rutinitas mereka banyak dihabiskan di atas sampan. Sehingga masyarakat Rampa Kapis juga dikenal sebagai ahli dalam membuat sampan. Terlepas dari cara hidupnya, masyarakat Rampa Kapis dikenal pula sebagai masyarakat heterogen karena kehidupannya berdampingan dengan suku-suku yang beragam seperti suku Bajau, suku Bugis, dan suku Jawa. Dalam skala kawasan,…
11 Arsitektur Tanimbar, Maluku Tenggara
Tanimbar Kei adalah sebuah desa sekaligus pulau yang terletak tepat pada gugus selatan Kepulauan Kei Kecil. Diapit oleh Laut Banda pada bagian barat dan Kepulauan Tanimbar pada bagian selatan. Pulau ini menampung sekitar 548 masyarakat di dalamnya. Tanimbar Kei dibagi dalam tiga wilayah secara kependudukan besar, yaitu Kampung Atas, Kampung Bawah, dan Kampung Mun. Salah…
10 Arsitektur Hindia Belanda
Selama masa kependudukan Belanda di Indonesia sejak abad ke-17 hingga menjelang proklamasi kemerdekaan di tahun 1945, Belanda telah mendirikan berbagai fasilitas untuk menunjang keperluannya, mulai dari infrastruktur seperti pelabuhan, hingga yang berskala lebih kecil seperti kantor, villa, dan perumahan. Arsitektur dari masa itu menjadi unsur penting dalam pengkajian asal usul dan perkembangan budaya serta identias…
09 Arsitektur Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta, menjadi semakin kompleks dan rumit, karena berbagai pengaruh bercampur menjadi satu : Hindu, Islam, Jawa, percampuran adat dan agama (sinkretis), juga klasik dan modern Eropa. Lebih rumit lagi adanya kemungkinan terlibatnya unsur spiritual dalam proses perancangan, yang tidak dapat dianalisis secara fisik-arsitektural baik dalam bentuk maupun fungsinya. Dalam aspek sejarah, juga tidak kurang…
JAAI-Books
Ohoi Tanebar Evav
Arsitektur Hijau | Full-Color | Bahasa Indonesia207 page | Release Date June, 2021 Tanebar Evav, sbeuah kampung adat yang terletak di Pulau Tanimbar Kei, Maluku Tenggara, merupakan destinasi perjalanan 24 mahasiswa Arsitektur UNPAR yang tergabung dalam sebuah ekspedisi yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh organisasi Arsitektur Hijau. Selama kurang lebih 9 hari tinggal di kampung, tim…
Rampa Kapis
Arsitektur Hijau | Full-Color | Bahasa Indonesia120 page | Release Date August, 2021 “Bagi mereka, hidup di atas air merupakan hal yang lumrah; namun bagi kami ini adalah sebuah cerita baru.” Dilandasi rasa ingin tahu terhadap cara hidup yang tidak biasa, 35 ekspeditor dari komunitas Arsitektur Hijau berangkat ke kampung nelayan Rampa Kapis di Kalimantan…
MAMASA: Ekspedisi Lima Banua
Arsitektur Hijau | Full Colour | Bahasa170 page | Release Date April, 2021 Meski sistem strata sosial sudah ditinggalkan, jejak cara hidup warga Mamasa zaman dulu masih tercermin pada perbedaan wujud fisik Banua seperti pada warna, ornamen, elemen struktur, dan ukuran bangunan. 5 jenis banua berdasarkan tingkat strata sosial tinggi-rendah suku To Mamasa masa lampau…
Arsitektur Radakng
Yoris Mangenda | Monochrome | BahasaRelease Date October, 2020 Buku ini memaparkan bagaimana pengaruh perkembangan budaya kehidupan komunal masyarakat Dayak Kanayatn, Desa Saham, terhadap morfologi bentuk dan ruang hunian mereka yang masih eksis hingga sekarang. Studi dan dokumentasi Radakng desa Saham mengkaji sisi arsitektural terkait tatanan ruang, filosofi, bentuk, struktur, dan konstruksi yang merupakan kemewahan…
Extraordinary in the Ordinary Gurusina
Mutia A. Febriana + Bondan P. Diponegoro | Full Colour | Bahasa180 page | ISBN 978-602-5615-89-4 | Release Date March, 2020 OMAH Library mengenalkan penulis muda, Bondan P. Diponegoro dan Mutia A. Febriana dalam buku yang mereka tulis, “Extraordinary in the Ordinary Gurusina” melalui platform Young Writer di OMAH Library. Extraordinary adalah kejadian tidak biasa,…
Arsitektur Lobo Melintas Waktu 1: Lobo Ngata Toro
Komunitas Tadulako Tradisional | Monochrome | Bahasa250 page | ISBN 978-602-5615-79-5 | Release Date September, 2019 Arsitektur Lobo Melintas Waktu seri kesatu berjudul “Lobo Ngata Toro” bekerjasama dengan JAAI (Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia) yang ditulis oleh Komunitas Tadulako Tradisional. Di Ngata Toro, adat tumbuh dari tempat (mungki). Arsitektur Lobo adalah hasil dari pemikiran orang tua…




